Kamis, 08 April 2010

Alunan nada kematian


Semakin aku terdiam dalam diam kian bangkitkan hasrat hati mengalir bersama nadi, guruh gemuruh gelombang alirannya guncangkan raga sempitkan ruang jiwa luka..
Perih sayatanya sembilu tak seperih tiap inci darah yg menggumpal dalam gudang racun tubuh renta rapuh terkikis parasit dalam darah kini..
Teriakan kata usai bak nyanyian kematian koyak gendang telinga pemutus nadi siram bibit kebencian dg mata air amarah penuh ego hati..